Posted by: steromfel on: January 15, 2012
Originally taken from: http://uk.answers.yahoo.com/question/index?qid=20070809162301AAbu5ts
YOU LEARN
*After some time you learn the difference, the subtle difference between giving a hand and fettering a soul;
*And you learn that to love doesn’t mean to support yourself, and that company doesn’t always mean security.
*And you learn that kisses are not contracts and that gifts are not promises.
*And you start to accept your loss with your head up and eyes straight ahead, with the grace of a grown-up, not the sadness of a child.
*You learn to build the roads of today, because tomorrow’s land is too unknown to make plans and the future usually falls from nowhere.
*After a while you learn that the sun burns if you expose yourself to it for very long.
*And you learn that it doesn’t matter how much you care, some people just don’t.
*And you accept that it doesn’t matter how good someone can be, they will hurt you once in a while and you have to forgive them for that.
*And you learn that talking can be a relief to emotional pain.
*You learn that it takes years to build trust and just seconds to destroy it, and you can do things in a second that you will regret for the rest of your life…
*You learn that friendship continuous to grow even with the distance and that what matters is not what you have in life, but who you are in life.
*And you learn that you don’t have to change friends if you understand that friends change, and you realize that you and your friend can do nothing or everything and still have good times together.
*And you learn that the people you care the most are taken away from you too fast, that is why we should always say caring things to those we love, because it might be the last time we see them…
*And you learn that you shouldn’t compare yourself to others, but to the best you can become.
*You learn that it takes a long time for you to become the person you want to be, and that life is too short.
*And you learn that it doesn’t matter where you’ve already gotten to, but where you are going, and if you don’t know where you’re going, anywhere will do.
*You learn that either you control your acts or they will control you, and that being flexible doesn’t mean you are being weak, or that you don’t have a personality, for no matter how delicate and fragile a situation is, there are always two sides of it.
*And you learn that heroes are those that did only what was necessary…
*You learn that patience requires a lot of practice.
*You find out that sometimes the person that you expect to kick you when you fall, is one of the few that will help you up.
*You learn that maturity is about what kind of experiences you’ve had and what you’ve learned from them, not how many birthdays you have already celebrated.
*You learn that there’s more of your parents in you than you suppose.
*You learn that you should never tell a child that dreams are foolishness, few things are so humiliating that it would be a tragedy if he believed that.
*You learn that when you are angry you have the right to be angry, but that does not give you the right to be cruel.
*You learn that just because someone doesn’t love you the way you want to be loved, it doesn’t mean that the person doesn’t know how to love, and s/he loves you as much as s/he can, because there are people who love you, but simply don’t know how to show it.
*You learn that being forgiven is never enough, sometimes you have to learn to forgive yourself.
*You learn that with the same harshness that you judge, you someday, will be condemned.
*You learn that no matter how many pieces your heart was broken into, the world doesn’t stop so you can fix it.
*You learn that you cannot go back in time, so you have to take care of your garden and not wait for someone to bring you flowers.
*And you learn you can really bear it, that you’re really strong and that you can go farther than you think, and that life has a value and you have a value before life!
*And you learn that our doubts are disloyal and that makes us lose what we could achieve, if it weren’t for the fear of trying.
Posted by: steromfel on: December 1, 2011
Hari ini hari yang cerah, ngak banyak kerjaan, tapi todo list cukup menumpuk. Hampir mencapai titik kekhaewatiran neh. Haha…
Siang tadi saya di contact oleh kakak sepupu saya dan kita janji ketemuan di warung kopi. Agak bingung juga ngumpul di warung kopi. Soalnya sya ngak gitu suka nongkrong di warung kopi she. Kesan nya banyak asap rokok dan kurang produktif.
Tapi untuk kali ini saya mengalah deh. Ketemuan di warung kopi. Secara sudah lama juga ngak ketemu dengan kakak sepupu saya yang 1 ini.
Setibanya saya di warung kopi, saya bingung juga mau pesan apa ya. Itu yang terlintas pertama kali di pikiran sayu. Namanya ke warung kopi ya pesan kopi lah ya. Apa lagi yang istimewa kalau bukan kopinya. Tapi saya ngak mau minum kopi hitam. Takut deg-degan gimana gitu. Haha… Pasti anda paham lah, kopi kan mengandung kafein yang bisa membantu memacu detak jantung. Buat sebagian orang mungkin akan memberikan effect segar, tahan terhadap kantuk dan segala effect-effect lain yang di rasa bermanfaat. Sayangnya tidak semua peminum kopi dapat mendapatkan manfaat yang sama dari kopi yang di konsumsi walaupun jumlah kopinya nya sama.
Ada sebagian effect lain yang dirasakan saat mengkonsumsi kopi seperti gelisah dan deg-degan. Saya termasuk yang mengalami deg-degan. Istilah scientific nya itu adalah detak jantung yang lebih cepat dan lebih kuat.
Karena mengetahui effect tersebut maka saya tidak memilih untuk memesan kopi hitam. Yang lebi santai aja, jadinya saya pesan kopi susu.
Pengamatan saya, banyak juga lho pelanggan-pelanggan di warung kopi ini yang memesan kopi susu. Hal ini bisa di lihat dari cangkir-cangkir kopi kosong yang tertinggal di meja. Cangkir yang lebih tinggi dari cangkir berpegangan dan tidak meninggalkan residu hitam, melainkan putih ke cokaltan muda.
Begitu banyak yang memesan kopi susu, tentunya pelayanan juga harus cepat. Million Dollars questions nya itu adalah Bagaimana bisa melayani kopi susu yang demand nya begitu tinggi dengan cepat.
Jawabannya, menurut analisa dan observasi di warung kopi tadi, adalah dengan menyiapkan kopi dan susu secara terpisah dan kemudian disatukan. Kedengaran nya sederhana namun ada beberapa langkah yang harus di persiapkan.
Langkap pertama yang harus di siapkan pemilik warung kopi adalah kopi seduh siap minum. Tentunya jenis kopi ini berbeda dengan kopi hitam yang biasa di pesan. Kopi hitam umumnya adalah kopi bubuk yang dituangkan dalam cangkir kopi, di seduh dengan air panas kemudian di sajikan. Nah kopi untuk menu kopi susu ini adalah kopi yang sudah di seduh dan disimpan dalam 1 teko sendiri. Teko ini dipanaskan terus supaya para penikmat kopi bisa menikmati kopi panas terus. Setelah kopi siap tuang ini langkah selanjutnya adalah menyiapkan susu nya.
Langkah kedua adalah mempersiapkan susu. Susu yang digunakan bukan susu buku, melainkan susu kental manis. Pada warung kopi yang saya kunjungi ini mereka menggunakan susu kental manis yang kadar cream nya tinggi. Berbeda dengan susu kental manis pada umumnya susu kental manis dengan kadar cream yang tinggi memiliki kelemahan yaitu lebih cepat mengental dan sulit untuk di pindahkan ke cangkir. Nah untungnya saya sempat menyaksikan bagaimana “barista” warung kopi mempersiapkan susu kental manis di setiap gelasnya.
Process yang barista lakukan adalah dengan membuka semua tutup kaleng susu kental manis dan menuangkannya sedikit demi sediki ke dalam cangkir. Pada process ini barista di bantu sebuah sendok kecil untuk menghentikan arus tuangan susu kental manis kedalam cangkir kopi. Cukup lama lho processnya. Untuk 1 cangkir kira2 5-10 detik. Sebenarnya bisa saja susu kental manis ini di sendokan ke tiap gelas, namun jumlah tiap gelas tidak akan sama. Barista menuangkan susu kental manis tidak hanya pada 1 cangkir ataupun cangkir yang sudah di pesan. Ia menuangkan ke banyak cangkir kopi. Karena cangkir kopinya banyak dan sama maka cangkir-cangkir tersebut dapat di tumpuk ke atas. Saya sangat kagum dengan bagaimana barista itu bekerja. Dengan sangat telaten dan cekatan, ia memindahkan susu kental manis ke begitu banyak cangkir dan hebatnya jumlah susu yang masuk ke dalam cangkir 1 dan lainnya sama. Sungguh hebat.
Kedua langkah persiapan sudah di selesaikan. Begitu para peramu saji mengumpulkan order dari pelanggan, barista-barista lainya siap menuangkan kopi siap tuang kemasing2 cangkir kopi yang sudah di isi susu kental manis tadi.
Dalam process penyajian kopi susu ini ada sebuah process dimana cangkir kopi yang sudah berisikan susu kental manis di masukan kedalam sebuah bejana yang berisikan air panas, setelah di masukan beberapa saat barulah diseduh dengan air kopi tadi. Saya tidak begitu memahami kenapa hal ini di lakukan dan sungguh sayang sekali karena saya belum berkesempatan menanyakan maksud dan tujuan perendaman ini. Mungkin suatu saat, saat anda berkesempatan mencicipi kopi susu ini, anda dapat menanyakan langsung kepada para pelayan warung kopi.
Dapat menikmati segelas kopi susu di sore hari selepas bekerja sambil bersosialisasi bersama rekan, teman ataupun saudara sangatlah menyenangkan. Kopi susu tidak hanya sebagai minuman yang disajikan begitus saja, kopi dan susu, namun process persiapan yang sungguh telaten dan cekatan ini lah yang sangat menarik. Hal ini tentunya juga mendukung kelancaran usaha warung kopi dimana para pencinta kopi yang datang silih berganti memesan kopi dan mengharapkan kopi yang cepat tersedia begitu mereka duduk dan memesan. Semua itu dilakukan untuk menyenangkan para penyuka kopi. Hanya satu kata yang bisa saya sampaikan untuk kopi susu yang saya nikmati kali ini: IMPRESIVE!!!
Semoga anda menyukai apa yang anda baca. Apa bila ada saran, kritik, ataupun komentar dapat anda postkan di bawah ini.
Atas kesediaan anda membaca saya ucapkan banyak terima kasih.
Posted by: steromfel on: August 23, 2011
Seorang sahabatku berkata, selama ini dia sering mendapatkan berita sampah. Berita yang Sungguh tidak berguna. Namun hari ini ada berita yang sangat baik. Beritanya adalah sebuah cerita pendek. Sahabatku sangat senang dengan berita yang didapatkannya.
Lalu Aku berkata kepadanya “berbagilah, berbagai kebahagiaanmu” dan kemudian dia menyampaikan berita yang membuatnya senang kepadaku.
Sebenarnya aku agak terkejut, saat sahabatku mengatakan bahwa dia mendapati cerita ini menarik. Mungkin aku terkejut karena hal seperti ini adalah hal yang baru. Jarang-jarang begitu.
Hasilnya, cerita yang ku dapatkan dari sahabatku MEMANG sangat menarik. Aku dapat merasakan bagaimana sahabatku menjadi bahagia begitu membaca cerita ini.
Tidak hanya aku yang merasa tertarik dengan cerita bahagia ini, banyak teman-teman ku yang menerima berita ini juga merasakan hal yang sama. Terbukti cerita ini benar-benar membahagiakan dan menyentuh.
Cerita bahagia nan menyenangkan ini ku post kan di blog supaya lebih banyak orang yang dapat membaca cerita ini, tersentuh oleh cerita ini dan juga mendapatkan kebahagiaan dari cerita ini.
Penasar, apa ceritanya? Ini lah cerita yang kudapatkan dari seorang sahabat baik ku.
“Raja Salomo, adalah seorg raja yg terkenal dgn kebijaksanaannya.
Dan pd suatu hari, sang raja meminta kpd tukang emasnya yg sdh tua renta utk menuliskan sesuatu di dlm cincinnya.
Raja berpesan, “Tuliskanlah sesuatu yg bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman & perjalanan hidupmu, spy itupun bisa menjadi pelajaran utk hidup saya”.
Berbulan2 si tukang emas yg tua itu membuat cincinnya, lalu lebih sulitnya menuliskan apa yg penting di cincin emas yg kecil itu.
Akhirnya setelah berdoa & berpuasa, si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya pd sang raja.
Dan dgn tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya,
“DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU”.
Awalnya sang raja tdk terlalu paham dgn apa yg tertulis di sana.
Tp, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yg pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu & ia pun menjadi lebih tenang,
“Dan Inipun akan berlalu!”.
Dan tatkala ia sedang ber-senang2,
ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, lantas ia menjadi rendah hati kembali.
Betul!
Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang lagi kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu,
“Dan inipun akan berlalu”.
(These too, will pass).
Kalimat ini, kalau direnungkan dgn bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup.
Tdk ada satupun yg langgeng.
Jadi, ketika Anda punya masalah,
tdklah perlu terlalu bersedih.
Tp, tatkala Anda lagi senang, nikmatilah selagi anda bisa senang
Ingatlah….
apapun yg kau hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.
Semoga menjadi berkat untuk memberkati yg lain.
“Jadilah orang yang tetap Sejuk di tempat yg panas…
Yang tetap Manis di tempat yg begitu Pahit…
Yang tetap merasa Kecil meskipun telah menjadi Besar…
Dan yang tetap Tenang di tengah Badai yg paling Hebat….
Serta tetap mengandalkan TUHAN dalam segala perkara….”"
Cerita yang sangat menarik sekali dan juga menginspirasi kan. Tidakah kita pernah berpikir bahwa apakah tulisan ini hanya cerita biasa yang ngak biasa di dengar makanya menarik sekali.
Sahabatku mengirimkan sebuah link yang menjelaskan tentang cerita tadi secara historical dan kaitannya di dalam masyarakat dunia.
Ini adalah link nya
http://en.m.wikipedia.org/wiki/This_too_shall_pass
Bagaimana?
Menarik sekali kan ceritanya.
Ternyata sudah begitu banyak orang yang juga mendapatkan ke-xxxxxxxx-annya sendiri melalui cerita ini.
Saat aku selesai membaca cerita dan penjelasannya, Aku memimpikan, untuk berada di lingkungan yang menerapkan pemikiran yang bebas seperti pada cerita tadi. Pasti lingkungan ini sangat menyenangkan. Aku berharap dapat bertemu dengan orang yang benar-benar menerapkan apa yang di katakan “this too shall pass”
Dan marilah kita bersama-sama memulai untuk mengaplikasikan inti cerita tadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Posted by: steromfel on: August 17, 2011
Tulisan ini adalah sebuat tulisan mengenai pemikiran saya tentang hubungan terutama hubungan antara seorang pria dan seorang wanita. Dan juga hubungan yang sering dialami oleh orang banyak.
Ada seorang pria dan ada seorang wanita. Hubungannya sekarang biasa aja. Sekedar teman biasa. Well mereka berdua sering sekali menghabiskan waktu bersama. Makan, nonton, meluangkan waktu buat menemani temannya. Dan banyak hal-hal umum yang mereka lakukan bersama.
Statusnya sekarang adalah si pria berpacaran dan si wanitanya single. Complicated juga kan. well, ceritanya berlanjut…
Hubungan nya jadi sangat aneh saat harus menentukan batasan, batasan seperti apa hubungan yang akan terjadi. Coba melihat dari sudut pandang wanitanya, batasan ini sebagai suatu yang menjelaskan. Kemana arah hubungan dan dimana hubungan nya pada saat ini. Sedangkan dari sudut pandang pria adalah batasan yang sebenarnya sudah jelas buat dirinya. Jadi apa yang dia lakukan saat menentukan batasan itu? Sebenarnya yang dilakukannya hanyalah menyatakan apa yang sebenarnya terjadi dan menegaskan posisinya lagi. Sayangnya dia harus melakukan semua itu dengan kesadaran bahwa apa yang dia miliki semua dalam hubungannya bersama si wanita itu akan habis. Singkatnya, dia akan kehilangan apa yang dia punya dalam hubungannya bersama si wanita.
Hubungan antara wanita dan pria, tidak berlaku kebalikannya, adalah dia merasa nyaman dengan apa yang dia dapatkan saat bersama si pria, tapi dia menginginkan kejelasan atas bentuk dan rupa dan suatu hubungan, itu adalah rupa dan bentuk dari hungan si wanita dan pria itu. Tidak berlaku kebalikannya ya.
Nah bagaimana dengan hubungan si pria dan wanita, tidak berlaku sebaliknya juga.? Ya hubungannya sebenarnya hanya teman biasa, tapi dengan respon yang didapat dari si wanita, si pria merasa sangat senang. Mungkin bisa di bilang lebih dari teman biasa. Sayangnnya waktu dia tauy itu bakal lebih, dia tidak menghentikan atau menyatakan kelebihannya. Namun diapun terbawa dengan segala kelebihan yang dia dapatkan. Kelebihan ini yang kemudian membuat dia salah memposisikan dirinya. Salah menentukan reaksinya. Dan salah dalam bersikap. Sebenarnya yang terjadi adalah si pria hanya mengikuti kata hatinya. Melakukan semua yang terbaik untuk hatinya. Dan itu membuat si wanita mengharapkan kejelasan atas arah hubungan. Si pria hanya bisa meratapi apa yang akan terjadi dengan hubungannya. Apakah dia akan kehilangan, ataukah dia akan mendapatkan hal yang menyenangkan, membahagiakan dan tanpa perlu kehilangan? We’ll see…
Check list for the the story:
Pandangan dari masing-masing pihak… Checked.
Background of the story… Checked.
What they wants… Checked
Ok..
Jadi sampailah dimana si pria dan wanita harus duduk bersama menentukan apa yang akan terjadi dengan hubungan keduanya.
Sebenarnya mereka berdua tau harus mulai bicara darimana hanya saja ngak tau siapa yang harus mulai bicara. Pembicaraan dimulai dari sebuah pertanyaan. Pertanyaan singkat yang bisa membuat mereka berdua berbicara panjang lebar, bukan pembicaraan seperti pada hari-hari baik sebelumnya.
Pembicaraan yang sulit buat si pria dan pembicaraan yang menjelaskan buat si wanita. Sambil berbicara, memutar otak, kembali mengingat, dan cross check dengan perasaan, begitulah yang terjadi.
Talking about feelings itu susah buat di ingat kembali detailnya, yang teringat hanya bagaimana perasaan saat itu.
Pembicaraan di selesaikan, si wanita mendapatkan apa yang dia inginkan dan di pria mendapatkan apa yang tidak dia inginkan. Kebingungan. Bingung yang mempersoalkan bagaimana harus bersikap, bagaimana harus menanggapi keadaan ini, bagaimana harus merespons. Sungguh kebingungan yang tidak menyenangkan.
Setelah pembicaraan yang panjang ini, pria dan wanita menjalani hidupnya masing-masing. Well sedikit aneh dan sulit karena harus memikirkan ina, inu, ini, itu. Dan pastinya ada yang berkurang. Smilies, emoticon. Hal2 yg sederhana dalam berkomunikasi namun perlu. Seperti roti kismis yang ada almond nya. Ngak ada almond nya ngak masalah, masih roti kismis, tapi kalo ada almond nya jadi lebih ada texture roti kismisnya. Ya begitu lah hubungan antara pria dan wanita itu.
Untuk menggambarkan apa yang terjadi sekarang, saat ini tentang hubungan si pria dan si wanita, saya coba menggambarkan dengan analogi remah roti.
Bayangkan roti manis yang enak yang pernah kita makan, dan bayangkan juga apa yang terjadi setelah makan roti manis itu. Semua nya terasa indah.
Hubungan si pria dan wanita juga sebenarnya seperti roti manis itu. Awalnya semuanya indah dan saat hubungan itu di persidangkan, manis dari roti itu habis. Yang ada hanyalah kebingungan. Bingung mau beli lagi apa ngak? Bingung sisa roti yang ada dimakan apa ngak? Bingung rasa manis rotinya ada dimana ya? Sesaat semua itu indah, manis. Tapi setelah itu apa?…??…???
Remah rotinya itu yang biasa kita makan bila roti manisnya sudah habis. Masih pingin mendapatkan yang manis-manis dari roti tapi bukan beneran roti dan kadang justru remahannya ngak ada rasanya sama sekali. Hambar, garing, tasteless.
Begitu juga hubungan antara pria dan wanita itu. Tidak berlaku kebalikannya ya. Si pria merasakan hubungannya dengan si wanita hambar, garing dan tasteless. Dan semua itu berakhir. Nikmati aja apa yang ada. Walaupun sebenarnya yang ada itu adalah tidak ada. Kebesaran hati yang di perlukan di sini.
Mungkin kamu suka bertanya selama membaca tulisan ini, kenapa she hubungannya tidak berlaku sebaliknya, itu karena tulisan ini adalah pandangan 1 sisi yang tidak pernah ada jawabannya dari sisi sebrang. Simply subjective satu arah.
Saya memimpikan hubungan yang manis semanis roti manis, bukan remahannya. Saya berharap tulisan ini berguna dan mungkin mengena untuk orang-orang dengan keadaan khusus. Dan bila kamu benar merasakan kebingungan yang sama, kamu ngak perlu khawatir, ada orang lain juga yang pernah merasakan hal yang sama seperti yang kamu rasakan.
Posted by: steromfel on: January 19, 2011
Coach Yusa’s Devotion in Business & Life 365 Days
Thursday: Sales
It’s not how you sell that matters, it’s how you help your customers find their own needs and finally help them to make buying decision. Remember people don’t like to be sold, people love buying, by Coach Yusa
Berapa kali atau seberapa sering diri kita didekati oleh seorang sales dan ditawarkan suatu produk/service? Berapa banyak kita merasa terganggu atau merasa kebutuhan kita tidak diperhatikan? Mereka justru sibuk menawarkan sesuatu tanpa kepedulian thd kebutuhan kita. Apakah hal ini yg terjadi pd sales team Anda?
So, first and the most fundamental sales process and selling skills adalah bertanya dan mengetahui kebutuhan utama customers Anda. Terutama kebutuhan emosinya. Pernahkah Anda bertanya kebutuhan emosi apa yg terpenuhi dlm diri customers Anda ketika mereka membeli produk/service Anda?
Happy finding!
Coach Yusa
Posted by: steromfel on: January 19, 2011
Coach Yusa’s Daily Devotion in Business & Life 365 Days
Tuesday: Team Building
Purpose inspires performance & commitment, by Ken Blanchard
Management Guru Ken Blanchard mengatakan memacu kinerja team dg cara memberikan gaji dan insentif serta reward system yg lainnya tidaklah cukup. Statistics dlm kinerja team dlm suatu survey yg dilakukan oleh Harvard University menguraikan ternyata seorang leader yg selalu berbagi ‘purpose’ di samping benefit kompensasi nyata lainnya thd team-nya mengalami peningkatan kinerja yg cukup significant sampai 70% productivity.
Seorang leader perlu membagi dan menguraikan ‘why’ atau the purpose behind a mission or a task. Tanpa ‘purpose’ atau reasons ini maka team Anda tidak akan punya intensitas energy yg besar. So mrk tidak bisa perform ‘tasks’ yg diberikan penuh dg komitmen dan keinginan utk berprestasi.
So, sudahkan Anda membagi dan menguraikan ‘purpose’ or reasons why you are doing this business and why they need to perform their jobs purposefull??
Happy Reflection for LIGHT!
Coach Yusa
Posted by: steromfel on: January 18, 2011
Coach Yusa’s Devotion In Business & Life 365 Days
Monday: Motivation
Only a man who knows what it’s like to be defeated, can reach down to the bottom of his soul & come up with the extra ounce of power it takes to win when yhe match is even, by Muhammad Ali
Singkatnya bagaimana seseorang bisa merasakan kemenangan kalau tidak merasakan kekalahan??
Happy Light Weekdays,
Coach Yusa
Posted by: steromfel on: January 18, 2011
Coach Yusa’ Daily Devotion in Business & Life 365 Days
Saturday: Entrepreneur
Birth & Fortune are evidently the 2 circumstances which principally set one man above another, by Adam Smith
Bill & Melinda Gates mendirikan foundation utk menolong org2 yg kurang beruntung. Warren Buffet mewariskan kekayaannya kpd anaknya dan sebagian besar kekayaannya ia serahkan kpd Gates Foundation. Masih banyak lagi org2 kaya terkemuka di dunia yg menghibahkan kekayaannya kpd org2 yg membutuhkan atau kekurangan, seperti Getty’s Foundation, dsb.
Mulai dari sekarang, pikirkanlah bagaimana sedikit demi sedikit sbg Entrepreneur memikirkan bagaimana cara membantu org2 yg kekurangan dg cara Anda sendiri.
Libatkan team Anda dan bahkan kalau mungkin masukkan rencana Corporate Social Responsibility ke dlm business plan Anda.
Mungkin Anda juga bisa mendirikan suatu TRUST/ Foundation utk anak2 karyawan Anda dlm bentuk buku2 gratis, memberikan les cuma2 ketika anak2 karyawan Anda akan menghadapi ujian, program bea siswa, dsb.
Adam Smith seorang founding father dr modern economics mengatakan use your fortune to help others who less fortunate.
Happy Weekend Light!
Coach Yusa
Posted by: steromfel on: January 18, 2011
Coach Yusa’s Daily Devotion in Business & Life 365 days
Friday: Leadership
From the earliest days at eBay, I posted 5 core values on the site – not because they came from some business plan because they are values I’ve lived my life, by Pierre Omidyar.
That’s right!
Begitulah kata pendiri eBay. Apa saja core values yg penting Pierre? 5 core values tsb adalah:
people are basically good, everyone has something to contribute
An honet open good environment can bring out the best in people
Recognize & respect each individual
Treat others the way you want to be treated
Mengaplikasikan dan menanamkan values ke dlm team dan perusahaan Anda adalah merupakan demonstrasi dari nilai-nilai leadership Anda. Values inilah yang akan menentukan goals hidup dan business Anda.
Dlm computer, values adalah program executor dlm mengeksekusi suatu perintah.
Dlm manusia, values adalah sumber motivasi utk membuat keputusan dan bertindak.
So apa nilai2 penting dlm hidup Anda? Apa nilai2 penting dlm keluarga? Apa nilai2 penting dlm business Anda? Apakh values Anda tsb genuine berasal dr hati Anda yg terdalam? Apakah values tsb moving away atau moving towards?
Ingin menset values atau menyesuaikannya kembali pd tahun ini?
Ikuti the secret of creating your destiny workshop, 15-16 jan.
Happy Light, Coach Yusa
Posted by: steromfel on: January 18, 2011
Coach Yusa’ Daily Devotion In Business & Life 365 Days
Thursday: Sales
One learns to itch where one can scratch, by Sir Frances Bacon
Well, terjemahan singkatnya adalah Adaptabilitas. Bacon terkenal dg Baconian Method-nya dan setelah 400 tahun kemudian method-nya dikenal dg scientific method. Inti dr method beliau adalah flexibility setelah menemukan ‘findings’ atau observasi hal tertentu. Kita diajak utk flexible dan beradaptasi dg cara experiment atau observasi. Inflexibility does have place in science. And life is a science.
Bagaimana flexibilitas dan adaptabilitas ini menguntungkan utk sales Anda? Dan bagaimana rigidity (kekakuan) impact-nya buat sales Anda. Sasles juga science. Science in human’s needs and wants.
So how is this ‘baconian method’ applicable for your sales?
Happy Light!
Coach Yusa
Recent Comments